Website Kinerja Guru Indonesia

Pengembangan Kinerja Guru dan Penjelasannya

Pengembangan Kinerja Guru

Pengembangan Kinerja Guru dan Penjelasannya – Pembahasan mengenai pengembangan kinerja guru, berikut ini:

 

Deskripsi Umum Materi

Didalam bab ini membicarakan mengenai kinerja guru, yang diawali dengan penjelasan konsep Kinerja secara umum, faktor pembentuk kinerja, model-model kinerja dan penilaian kinerja serta fungsinya.
Selain itu akan membahasa juga mengenai kinerja guru yang berkaitan dengan proses pembelajaran serta kinerja dalam pengembangan profesi, guna memahami makna dari pengembangan profesi, juga yang mengungkapkan tentang makna profesi serta pengembangan profesi guru sebagai tenaga pendidik.

Tujuan Pembelajaran

Manfaatnya, dengan pembahasan bab ini mahasiswa akan lebih memahami mengenai konsep pengembangan kinerja sekaligus konsep-konsep yang berkaitan, dan aplikasi dalam konteks peran guru sebagai tenaga pendidik. Maka sesudah memperlaja bab ini, diharapakan mahasiswa pembelajar dapat menjelaskan makna kinerja, faktor-faktor pembentuk kinerja, teori-teori/model-model kinerja, makna manajemen kinerja, makna pengembangan Kinerja dan prosesnya, makna pengembangan kinerja guru, tugas guru dalam pembelajaran, tugas guru dalam pengembangan profesi serta dapat menjelaskan implikasi pengembangan kinerja bagi peningkatan mutu pendidikan.

A. Pendahuluan

Kinerja guru adalah faktor yang sangat menentukan bagi mutu pembelajaran/pendidikan yang akan berimplikasi pada kualitas output pendidikan setelah menyelesaikan sekolah.
Dalam tatanan mikro teknis, Guru sebagai tenaga pendidik merupakan pemimpin pendidikan sehingga sangat menentukan dalam proses pembelajaran di kelas, peran kepemimpinan tersebut akan tercermin berdasarkan bagaimana guru melaksanakan peran dan tugasnya. Untuk memahami apa dan bagaimana kinerja guru itu, pertama akan dikemukakan mengenai makna Kinerja serta bagaimana mengelol kinerja dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

B. Konsep Kinerja

Kinerja atau Performance(Job Performance) adalah tindakan menampilkan atau melaksanakan suatu kegiatan, artinya penampilan kerja atau prilaku kerja. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh beberapa pakar mengenai makna atau definisi kinerja untuk lebih mengetahui makna tersebut:

Tabel 5.1. Pendapat Para Pakar tentang pengertian kinerja
Tabel 5.1. Pendapat Para Pakar tentang pengertian kinerja

 

Dari pendapat para pakar tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja merupakan suatu kemampuan kinerja atau prestasi kerja yang diperlihatkan oleh seseorang dalam memperoleh hasil kerja yang optimal.

C. Faktor yang mempengaruhi Kinerja

Kinerja memperlihatkan penampilan kerja seseorang dalam menjalankan peran dan fungsinya dalam suatu lingkungan tertentu termasuk dalam organisasi.
Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang dalam bekerja, sehingga dapat dijadikan dasar untuk menganalisis latar belakang yang mempengaruhinya. Menurut Sutermeister (1976:45) produktivitas ditentukan oleh kinerja pegawai dan teknologi. Sedangkan kinerja pegawai itu sendiri tergantung pada kemampuan dan motivasi. Adapun faktor-faktor yang membentuk produktivitas, sebagai berikut:

  • Technology
  • Ability
  • Motivation
  • Productivity
  • Employee
  • Performance

D. Manajemen Kinerja

Secara umum, Sumberdaya manusia dalam konteks manajemen adalah ”people who are ready, willing, and able to contribute to organizational goals (Wherther and Davis, 1993:635), Sumberdaya manusia dalam organisasi akan berperan dalam kegiatan organisasi melalui kinerjanya dalam menjalankan tugas dan peran yang diembannya dalam organisasi. Oleh karena itu kontribusi Sumberdaya Manusia dalam suatu organisasi termasuk organisasi pendidikan memerlukan pengelolaan dan pengembangan yang baik dalam melaksanakan tugas dan perannya agar dapat memberikan kontribusi optimal dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi, sehingga mereka dapat memberi sumbangan yang makin meningkat bagi pencapaian tujuan. Meningkatnya kinerja Sumber Daya Manusia akan berdampak pada semakin baiknya kinerja organisasi dalam menjalankan perannya di masyarakat.

Dalam mendorong kinerja Guru agar lebih maksimal, maka pengembangan SDM Pendidik/Guru menjadi faktor yang akan sangat menentukan. Peningkatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kuantitas, namun juga kualitas mengenai bagaimna kinerja mereka dilaksanakan, dan dalam kontek perubahan dewasa ini kinerja inovatif menjadi suatu tuntutan sebagai pendidik sehingga dapat melahirkan lulusan yang kreatif dan inovatif yang daoat bersaing di era global dewasa ini. Maka dari itu upaya untuk terus mengembangkan kinerja guru menjadi suatu yang berperan penting dalam upaya peningkatakan kualitas pendidikan, dan hal ini memerlukan manajemen kinerja yang tepat sesuai dengan konteks organisasi sekolah.

a. Konsep Manajemen Kinerja

Meningkatnya kualitas Sumberdaya manusai akan terbentuk dalam Kinerja SDM dalam melaksanakan tugas dan peran yang diembannya sesuai dengan tuntutan organisasi. Oleh karena itu, upaya mengelola dan mengembangkan Kinerja Individu dalam organisasi menjadi hal yang sangat penting dalam membangun dan mengembangkan kemampuan organisasi menjadi hal yang sangat penting dalam membangun dan mengembangkan Kinerja Individu sesuai dengan tuntutan perubahanm baik tuntutan internal organisasi, maupun tuntutan akiibat faktor eksternal. Untuk memberi pemahaman lebih jauh mengenai Manajemen Kinerja, simak beberapa pengertian Manajemen Kinerja menurut pendapat para pakar berikut ini:

Dari pengertain diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen kinerja merupakan suatu proses yang dapat mendorong pada pengembangan kinerja baik kinerja individu, team, maupun organisasi kearah yang lebih baik dan berkualitas melalui komunikasi yang berkesinambungan antara pimpinan dengan pegawai sejalan dengan apa yang diharapkan oleh organisasi. Manajemen kinerja memfokuskan diri pada upaya untuk menjadikan kinerja sebagai pusat oerhatian dalam meningkatkan dan mengembangkan kinerja individu dan tim agar dapat memberi kontribusi yang makin meningkat bagi organisasi sesuai dengan tujuan organisasi.

Manajemen kinerja dalam suatu organisasi menempati posisi penting dalam meningkatkan kinerja organisasi yang akan sangat menentukan bagi keberlangsungan organisasi dalam menjawab dan mengantisipasi perubahan yang terjadi akibat globalisasi dengan tingkat persaingan yang semakin tinggi.

b. Tujuan Manajemen Kinerja

Manajemen Kinerja dapat dilihat dari sudut organisasi, tim dan sudut individu. Dari sudut organisasi, manajemen kinerja menunjukan kinerja organisasi yang mencakup konsep visi, spesifikasi misi, pengembangan strategi serta spesifikasi tujuan, sementara itu dari sudut tim dan individu manajemen kinerja menunjukan kinerja individu atau tim yang mencakup perencanaan untuk individu atau tim, pengukuran kinerja, penilaian kinerja, dan diagnosis serta bantuan bagi individu atau kelompok untuk mengembangkan kinerjanya.

Advertisement here. Contact Us, Please

Pada dasarnya Manajemen Kinerja dapat membantu upaya organisasi dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kinerja agar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh organisasi, Itulah mengapa manajemen kinerja menduduki peran penting baik dilihat dari segi individu maupun organisasi dalam kegiatan suatu organisasi. Tujuan manajemen kinerja menunjukan suatu keterkaitan antara tujuan yang bersifat organisasi dan tujuan individu dalam konteks organisasi, hal penting berkaitan dengan pegawai adalah tujuan dalam meningkatkan kompetensi dan kinerja pegawai dalam memberikan kontribusi bagi organisasi, ini berimplikasi pada perlunya organisasi mendorong pada terciptanya kondisi yang memungkinkan setiap pegawai mengembangkan kompetensi dan kemampuannya dalam mengembangkan kinerja mereka dalam organisasi, dan upaya tersebut jelas merupakan suatu proses yang berkelanjutan dalam kerangka membangun dan mengembangkan organisasi agar lebih mampu dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan yang terjadi di masyarakat.

c. Proses Manajemen Kinerja

Manajemen kinerja merupakan suatu proses yang berkesinambungan, melakukan pengembangan dan perbaikan secara berkelanjutan atas kinerja, disamping keterkaitannya dengan penciptaan budaya dimana pembelajaran dan pengembangan organisasi dan individu.

Menurut Ainsworth, et al., (2002:32) proses tersebut sudah tentu terdiri dari langkah-langkah yang merupakan siklus yang berjalan secara terus menerus, gambarannya sebagai berikut:

  • Performance Planning
  • Corrective and adavtipe action
  • Regular review and discussion of performance
  • Evaluate performance
  • Formal performance review discussion (include self-assesment annually
  • Identify performance improvement and development needs and agreed on improvement and
  • Development plan annually
  • Action taken to achieve individual goals and targets
  • Action taken to implement performance improvement and development plan
  • Establish, agree to and commit to performance objectives, goals and targets annually
  • Mutually review progress against objectives on an agreed regular basis quarterly

Perencanaan kinerja merupakan tahapan awal yang dilakukan dalam Manajemen kinerja. Dalam tahapan ini tujuan dan target kinerja ditentukan melalui komunikasi yang efektif antara pimpinan dengan pegawai/karyawan. Setelah rencana kinerja tersusun dan disepakati bersama oleh pimpinan dengan pegawai, tahapan berikutnya yang perlu dilakukan dalam manajemen kinerja adalah riview kinerja serta mendiskusikannya. Riview kinerja ini dimaksudkan untuk melihat apakah kinerja yang dilakukan pegawai telah sesuai dengan tujuan dan target yang telah ditetapkan.

Penyesuaian dalam manajemen kinerja merupakan hal penting sebagai upaya untuk terus menerus memperbaiki kualitas kinerja, apalagi jika mengingat pada perubahan lingkungan organisasi yang amat cepat berubah baik dalam lingkungan internal maupun eksternal, sehingga adaptasi terhadapnya jelas memerlukan penyesuaian yang cepat dan tepat, agar organisasi dan kinerja pegawai dapat selalu memenuhi tuntutan yang berubah tersebut.
Evaluasi kinerja merupakan tahapan penting lainnya dalam manajemen kinerja. Evaluasi kinerja dapat dilakukan oleh pegawai itu sendiri (self-assessment) maupun oleh pimpinan.
Namun demikian penyesuaian itu tidak menjadi akhir dari manajemen kinerja, sebab diperlukan langkah berikutnya yakni evaluasi terhadap kinerja yang telah disesuaikan.

Dalam implementasi Manajemen kinerja, sinkronisasi antara tujuan dan target kinerja individu dan organisasi menjadi prasyarat penting yang akan menentukan pada efektivitas manajemen kinerja, apabila terjadi ketidak sinkronan, maka riview dan evaluasi kinerja akan sulit dilakukan. Bila hal ini tidak dapat dilakukan maka upaya perbaikan, pengembangan kinerja pegawai tidak dapat dilakukan, sehingga tujuan dari manajemen kinerja tidak akan tercapai. Oleh karena itu komunikasi antara pimpinan dan pegawai harus dilakukan secara berkesinambungan untuk dapat secara dini mendeteksi berbagai kemungkinan hambatan kinerja individu yang juga akan berdampak pada kinerja organisasi, sehingga tujuan organisasi tidak dapat dicapai.

d. Penilaian Kinerja

Kinerja baik secara individu maupun organisasi mempunyai peran yang besar dalam keberlangsungan organisasi menjalankan peran dan tugasnya di masyarakat, setiap organisasi perlu memperhatikan bagaimana upaya untuk terus meningkatkan kinerja karyawannya agar dapat memberi kontribusi optimal bagi meningkatnya kinerja organisasi.

Oleh karena itu organisasi perlu memahami bagaimana kondisi kinerja pegawai untuk dapat melakukan pengelolaan dan pengembangan bagi kepentingan organisasi, untuk itu diperlukan suatu penilaian kinerja dalam rangka tersebut. Beberapa pengertian penilaian kinerja yang dikemukakan para pakar :

Tabel Pendapat Para Pakar tentang Penilaian kinerja
Tabel Pendapat Para Pakar tentang Penilaian kinerja

 

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa penilaian kinerja pada dasarnya merupakan langkah yang diperlukan untuk mengetahuai kondisi kinerja pegawai. Dengan penilaian kinerja dapat diketahui bagaimana prestasi kerja pegawai, kinerja yang terjadi, serta potensi-potensi yang mungkin dapat dikembangkan bagi kepentingan organisasi.
Dengan demikian, penilaian Kinerja atau penilaian prestasi kerja merupakan langkah penting dalam melihat suatu kondisi organisasi serta orang-orang yang berada di dalamnya, sehingga dapat diperoleh informasi penting bagi pengembangan organisasi baik secara individual maupun kelembagaan.

E. Pengembangan Kinerja

Manajemen kinerja merupakan suatu upaya untuk mencapai peningktan yang terus menerus dalam kinerja baik kinerja individu pegawai maupun kinerja organisasi, maka upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan kinerja menjadi hal yang amat menentukan dalam pencapaian tujuan organisasi. Proses manajemen kinerja pada akhirnya harus dapat membantu organisasi dalam mengidentifikasi kesenjangan kinerja antara kinerja aktual dengan kinerja yang diharapkan sesuai rencana dan target kinerja yang telah ditentukan.

Maka diperlukan upaya organisasi untuk terus menerus mengembangkan kinerja pegawai agar dapat mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat. Pengembangan kinerja pegawai ini harus merupakan suatu keterkaitan dengan tujuan dan strategi organisasi.

F. Pengembangan Kinerja Guru

Sebagai suatu organisasi, dalam sekolah terdapat kerja sama kelompok orang (kepala sekolah, guru, Staf dan siswa) yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sebagai salah satu anggota Organisasi sekolah, tenaga pendidik/guru memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran dan pendidikan, dalam mempersiapkan siswa untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.

Salah satu bidang penting dalam Administrasi /Manajemen Pendidikan adalah berkaitan dengan Personil/Sumberdaya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan, baik itu Pendidik seperti guru maupun tenaga Kependidikan seperti tenaga Administratif. Seorang guru mau menerima sebuah pekerjaan sebagai pendidik, jika ia mempersiapkan diri dengan kemampuan untuk melaksanakan tugas tersebut sesuai dengan yang dituntut oleh organisasi (sekolah).

Maka dapat diambil kesimpulannya bahwa kinerja guru pada dasarnya merupakan kegiatan guru dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pengajar dan pendidik di sekolah yang dapat menggambarkan mengenai prestasi kerjanya dalam melaksanakan semua itu, dan hal ini jelas bahwa pekerjaan sebagai guru tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, tanpa memiliki keahlian dan kwalifikasi tertentu sebagai guru.

Kinerja Guru dalam melaksanakan peran dan tugasnya di sekolah khususnya dalam proses pembelajaran dalam konteks sekarang ini memerlukan pengembangan dan perubahan kearah yang lebih inovatif, kinerja inovatif guru menjadi hal yang penting bagi berhasilnya implementasi inovasi pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan/pembelajaran.

Pengembangan professional (professional development) merupakan Pengembangan kemampuan profesional yang akan memberikan kontribusi pada peningkatan kemampuan/kompetensi guru yang pada akhirnya akan berdampak pada makin meningkatnya kualitas pembelajaran.

G. Rangkuman

Pengembangan kinerja guru merupakan faktor yang amat menentukan pada keberhasilan proses pendidikan dan pembelajaran dalam era perkembangan pengetahuan yang sangat cepat dewasa ini. Pengembangan kinerja pada dasarnya menggambarkan kemampuan suatu profesi termasuk profesi guru untuk untuk terus menerus malakukan upaya peningkatan kompetensi yang berkaitqn dengan peran dan tugas sebagai pendidik. Kemampuan untuk terus menerus meningkatkan kualitas kinerja yang dilakukan oleh guru akan memperkuat kemampuan profesional guru sehingga dengan peningkatan tersebut kualitas proses dan hasil pendidikan dan pembelajaran akan makin bermutu

H. Riview

Lakukan analisis dan penjelasan berdasarkan materi yang sudah dipelajari atas pertanyaan-pertanyaan berikut :
1. Jelaskan makna Kinerja dan Kinerja Guru?
2. Jelaskan dan uraikan model-model Kinerja ?
3. Jelaskan makna menajemen Kinerja?
4. Jelaskan makna dan fungsi penilaian kinerja ?
5. Jelaskan Peran dasar Guru dalam proses Pembelajaran ?
6. Jelaskan makna Profesi dan profesi Guru?
7. Jelaskan apa yang dimaksud drngan Pengembangan Profesi Guru ?
8. Jelaskan fungsi dari pengembangan profesi guru ?
9. jelaskan menurut pendapat saudara mengapa guru dapat dipandang sebagai suatu profesi ?
10. Jelaskan mengapa saudara berkeinginan menjadi Guru, jika Ya, dan jelaskan pula jika tidak ?

Advertisement here. Contact Us, Please

Tulis pesan